Metodologi Rasional dalam Penafsiran Surat Al Ikhlas: Kajian Pendekatan Filosofis
Keywords:
Hermeneutika, Nasr Hamid Abu Zayd, Al-Qur’an, Makna, SignifikansiAbstract
Penelitian ini membahas hermeneutika humanistik yang dikembangkan oleh Nasr Hamid Abu Zayd sebagai pendekatan baru dalam memahami teks al-Qur’an secara kontekstual dan rasional. Latar belakang penelitian ini didasari oleh kebutuhan untuk mengkaji ulang metode penafsiran tradisional yang sering kali bersifat literal dan kurang memperhatikan dimensi sosial-historis wahyu. Dengan menggunakan metode kualitatif kepustakaan (library research), penelitian ini menelaah karya-karya utama Abu Zayd serta literatur pendukung yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hermeneutika Abu Zayd berupaya mengintegrasikan dua arus besar pemikiran hermeneutika, yaitu objektif dan subjektif, melalui konsep ma‘na (makna) dan maghza (signifikansi). Ia juga memperkenalkan tiga level makna (dalālah) dalam teks keagamaan yang mencerminkan hubungan dinamis antara teks, konteks, dan pembaca. Hermeneutika humanistik Abu Zayd membuka ruang bagi pemahaman al-Qur’an yang lebih kontekstual, adaptif, dan relevan dengan perkembangan zaman, meskipun tetap menuai kontroversi di kalangan pemikir Islam konservatif.