Kejujuran dan Verifikasi Informasi dalam Komunikasi Digital: Analisis Etika Qur’ani terhadap QS. Al-Aḥzāb [33]:70
Abstract
Penelitian ini mengkaji kerangka etika Al-Qur'an mengenai ṣidq (kejujuran) dan verifikasi informasi dalam konteks komunikasi digital dengan berfokus pada tafsir QS. Al-Aḥzāb [33]:70. Ayat yang memerintahkan orang beriman untuk berkata benar menjadi landasan normatif dalam membangun komunikasi yang bertanggung jawab di tengah maraknya misinformasi dan distorsi moral di ruang digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan tafsīr maudhu‘ī (tematik) dengan mengambil data dari kitab-kitab tafsir klasik dan kontemporer untuk mengidentifikasi prinsip-prinsip etika yang relevan dengan perilaku digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep ṣidq mencakup tiga dimensi yang saling berkaitan, yaitu kejujuran kognitif dalam memahami kebenaran, integritas verbal dalam menyampaikan informasi secara akurat dan bertanggung jawab, serta akuntabilitas moral yang diwujudkan melalui niat dan tindakan yang tulus. Temuan ini menawarkan model etika komunikasi digital berbasis Al-Qur'an yang meneguhkan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan kesadaran spiritual dalam menghadapi tantanga.
.