Efektivitas Konseling Kelompok Berbasis Self-Regulated Learning dalam Meningkatkan Kontrol Diri Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP)
Keywords:
Konseling Kelompok, Self-Regulated Learning, Kontrol Diri, Siswa SMPAbstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji efektivitas layanan konseling kelompok berbasis self-regulated learning (SRL) dalam meningkatkan kontrol diri siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi-experimental research) dan desain Nonequivalent Control Group Design. Penelitian dilaksanakan di salah satu SMP Negeri di Kabupaten Tulungagung dengan populasi siswa kelas IX. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri atas 13 siswa dengan tingkat kontrol diri rendah dan sangat rendah, yang terbagi ke dalam kelompok eksperimen (6 siswa) dan kelompok kontrol (7 siswa). Pengumpulan data menggunakan skala kontrol diri yang disusun berdasarkan aspek kontrol perilaku, kontrol kognitif, dan kontrol pengambilan keputusan dari Averill. Analisis data dilakukan dengan uji Independent Sample t-Test dan perhitungan N-Gain Score menggunakan bantuan SPSS. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol setelah perlakuan (Sig. 2-tailed= 0,000 < 0,05 thitung = 10,482 > ttabel = 2,201). Rata-rata N-Gain Score kelompok eksperimen mencapai 75,5% (kategori cukup efektif), sedangkan kelompok kontrol sebesar 29,8% (kategori tidak efektif). Dengan demikian, layanan konseling kelompok berbasis self-regulated learning terbukti efektif dalam meningkatkan kontrol diri siswa.