Kritik Nalar Epistemologis Islam atas Pemikiran Mohammed Arkoun
Keywords:
Kata kunci: Mohammed Arkoun; kritik nalar Islam; dekonstruksi; epistemologi Islam; pemikiran Islam kontemporer.Abstract
Pemikiran Mohammed Arkoun merupakan salah satu representasi penting dalam perkembangan pemikiran Islam kontemporer yang berupaya mengkritik stagnasi intelektual akibat dominasi ortodoksi dalam tradisi keilmuan Islam. Artikel ini bertujuan menganalisis secara epistemologis konsep kritik nalar Islam dan metode dekonstruksi yang dikembangkan Arkoun serta implikasinya terhadap pengembangan pemikiran Islam kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Data diperoleh dari karya-karya utama Mohammed Arkoun dan berbagai literatur yang relevan, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kritik nalar Islam Arkoun diarahkan pada pembongkaran kecenderungan ideologisasi dan sakralisasi pemikiran keagamaan yang selama ini membatasi dinamika intelektual Islam. Melalui pendekatan historis, linguistik, antropologis, dan dekonstruktif yang banyak dipengaruhi pemikiran Foucault, Derrida, dan tradisi filsafat Prancis kontemporer, Arkoun berupaya membuka ruang kajian terhadap aspek-aspek yang selama ini dianggap tidak terpikirkan (unthought) dalam tradisi Islam. Meskipun demikian, dekonstruksi Arkoun tidak berhenti pada pembongkaran makna, melainkan juga mengarah pada rekonstruksi pemahaman keagamaan yang lebih terbuka, humanis, dan inklusif melalui gagasan Masyarakat Kitab (Societies of the Book). Secara epistemologis, pemikiran Arkoun menunjukkan pergeseran dari paradigma normatif-dogmatis menuju paradigma kritis-historis dalam studi Islam kontemporer. Temuan ini menegaskan bahwa proyek intelektual Arkoun memberikan kontribusi penting bagi pengembangan metodologi kajian Islam yang lebih reflektif, multidisipliner, dan responsif terhadap tantangan modernitas.
References
Abdullah, Amin, Falsafah Kalam di Era Kontemporer, Yogyakarta : Pustaka Pelajar, 2016.
Al-Fayyadh, Muhammad, Derrida,Yogyakarta : LKiS, 2005.
Arkoun, Mohammed, Kajian Kontemporer Al-Qur’an,terj. Hidayatullah, Bandung : Penerbit Pustaka, 1998.
Arkoun, Mohammed, al-Fikr al-Islamiy : Naqd wa Ijtihad, terj. Hasyim Shalih, Al-Jazaiir : al-Muassasah al-Wathaniyyah li al-Kitab, 1990.
Arkoun, Mohammed, Nalar Islami dan Nalar Modern : Berbagai Tantangan dan Jalan Baru, terj. Rahayu S. Hidayat, Jakarta: INIS, 1994.
Arkoun, Mohammed, Rethinking Islam, terj. Yudian W. Asmin & Lathiful Khuluq, Yogyakarta : Pustaka Pelajar, 1996.
Arkoun, Mohammed, Tarikhiyyah al-Fikr al-‘Araby al-Islamiy,terj Hasyim Shaleh, Beirut : Markaz al-Inma’ al-Qaumi, 1996.
Bennett, A., & Elman, C. (2006). QUALITATIVE RESEARCH: Recent Developments in Case Study Methods. 2001. https://doi.org/10.1146/annurev.polisci.8.082103.104918
Baedhawi, Humanisme Islam : Kajian terhadap Pemikiran Filsofis Muhammad Arkoun,Yogyakarta : Pustaka Pelajar, 2008.
Essack, Farid, Membebaskan Yang Tertindas : Al-Qur’an, Liberalisme, Pluralisme,terj. Watung A. Budiman, Bandung : Mizan Media Utama, 2000.
Faiz, Fahruddin, Lintasan Perspektif , Yogyakarta : MJS Press, 2020.
Hardiman, F. Budi Hardiman, Seni Memahami : Hermeneutik dari Schleiermacher sampai Derrida, Yogyakarta : Kanisius, 2015.
Mustaqim, Abdul (ed), Studi Al-Qur’an Kontemporer,Yogyakarta: Tiara Wacana, 2006.
Nanji, Azim(ed), Peta Studi Islam : Orientalisme dan Arah Baru Kajian Islam di Barat, Yogyakarta: Fajar Media Press, 2015.
Sahir, Syafrida Hafni. 2021. Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Penerbit Sastrabook
Santoso, Listiyono(ed), Epistemologi Kiri, Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2014.
Soekarba, Siti Rahmah, “Kritik Pemikiran Arab : Metode Dekonstruksi Mohammed Arkoun”, WACANA, Vol. 8,I, 2006.
