Kajian Filosofis Pendidikan Pluralisme Perspektif Abdurrahman Wahid (Gusdur)

Authors

  • Aldo Krisdianto Sekolah Tinggi Agam Islam Al Mannan Author

Keywords:

Pendidikan, Pluralisme, Gusdur

Abstract

Indonesia memiliki keanekaragaman budaya, adat, kultur, bahasa, agama, suku, dan hayati. Perbedaan tersebut dapat melahirkan pemahaman pentingnya sikap toleransi satu sama lain atau perbedaan dan keragaman ini pula yang rawan terjadinya konflik. Keragaman dan perbedaan inilah yang dikenal dengan pluralisme. Salah satu cara meminimalisir konflik perbedaan dan pemahaman adalah melalui pendidikan pluralisme. Konsep pendidikan pluralisme ini menjaga kebersamaan dan toleransi, fokusnya pada integrasi peserta didik tanpa memandang latar belakang dan budaya sehingga diharapkan aktivitas pendidikan menjadi harmonis dan penuh kebersamaan. Abdurrahman Wahid atau Gusdur merupakan salah satu tokoh pluralis di Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pandangan filosofis Abdurrahman Wahid mengenai pendidikan pluralisme. Jenis penelitian ini berupa studi kepustakaan dengan sumber data berupa referensi-referensi yang mendukung penelitian ini. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menganalisis isi dan pemikiran Gusdur mengenai konsep pluralisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan pluralisme menurut Gusdur selaras dengan tujuan pendidikan Islam. selain itu, Gusdur menginginkan pendidikan berkonsep “Religious Multiculturalism Based Education” yakni membimbing peserta didik mengembangkan potensinya sehingga menjadi manusia yang sesuai kodratnya sebagai khalifah di muka bumi.

Downloads

Published

2025-12-18

How to Cite

Kajian Filosofis Pendidikan Pluralisme Perspektif Abdurrahman Wahid (Gusdur). (2025). Jurnal Studi Islam Dan Pendidikan, 1(1), 25-37. https://ejurnal.staialmannan.ac.id/index.php/cendekia/article/view/6

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.